Workshop Penerapan Standar Asuhan Keperawatan Mutu Pelayanan Keperawatan di RSUD Maria Walanda Maramis Minahasa Utara
Manado, 10 November 2021 – Rumah Sakit Tk II Robert Wolter Mongisidi Teling di Manado, Sulawesi Utara, telah menjadi saksi bagi sebuah acara penting yang bertujuan meningkatkan mutu pelayanan keperawatan dan keselamatan pasien. Workshop Standar Asuhan Keperawatan dan Sasaran Keselamatan Pasien, yang diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Manado pada tanggal 8 November 2021, telah membawa dampak positif dalam upaya peningkatan kompetensi perawat dan perbaikan sistem perawatan kesehatan.
Workshop ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada perawat mengenai standar asuhan keperawatan dan sasaran keselamatan pasien yang harus diikuti dalam praktik sehari-hari mereka. Selain itu, acara ini juga membantu perawat dalam memahami pentingnya deteksi dini risiko dan manajemen keselamatan pasien.
Pemateri utama dalam acara ini adalah Ns. Silvia Dewi M. Riu, M.Kep, seorang ahli keperawatan dengan pengalaman panjang di berbagai bidang kesehatan. Beliau merupakan salah satu dosen sekaligus Kaprodi Ners STIKES Muhamadiyah Manado
Acara dimulai dengan sambutan Direktur Rumah Sakit Tk II Robert Wolter Mongisidi Teling. Ia menekankan bahwa penerapan standar asuhan keperawatan dan keselamatan pasien adalah kunci untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan aman. “Kami ingin memastikan bahwa setiap pasien kami menerima perawatan yang terbaik dan aman. Itulah mengapa workshop ini sangat penting,”
Workshop ini mencakup berbagai topik penting, termasuk identifikasi risiko, manajemen keselamatan pasien, komunikasi efektif dalam tim perawatan, serta pemahaman akan pentingnya dokumentasi yang akurat dalam catatan pasien. Ns. Silvia Dewi M. Riu, M.Kep, membantu para peserta dalam memahami bagaimana menerapkan pengetahuan ini dalam praktik sehari-hari mereka, sehingga meningkatkan mutu perawatan dan keselamatan pasien.
Selama workshop, para perawat terlibat dalam berbagai kegiatan interaktif, studi kasus, dan peran bermain yang mendemonstrasikan situasi pelayanan keperawatan yang kompleks. Mereka diberikan kesempatan untuk berlatih komunikasi yang efektif, mengidentifikasi risiko, dan mengembangkan keterampilan manajemen keselamatan pasien.
Salah satu peserta workshop, Ibu Lina, seorang perawat dengan pengalaman bertahun-tahun, berbagi pengalamannya, “Saya merasa workshop ini sangat bermanfaat. Saya telah belajar banyak tentang bagaimana mengidentifikasi risiko, berkomunikasi dengan pasien dan tim perawatan, dan mengelola keselamatan pasien dengan lebih baik.”
Hasil dari workshop ini sangat positif. Perawat di Rumah Sakit Tk II Robert Wolter Mongisidi Teling dan rumah sakit lainnya di sekitarnya telah meningkatkan pemahaman mereka tentang standar asuhan keperawatan dan sasaran keselamatan pasien. Diharapkan bahwa hal ini akan berdampak positif pada pelayanan kesehatan di daerah tersebut dan membantu melindungi keselamatan pasien.
Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen STIKES Muhammadiyah Manado dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam memastikan pelayanan kesehatan yang berkualitas tinggi di masyarakat. Harapannya, upaya seperti ini akan terus berlanjut dan menjadi model bagi peningkatan mutu pelayanan keperawatan di Sulawesi Utara.
